- Diposting oleh : SMK Darussalam Kalibakung
- pada tanggal : Januari 13, 2026
Soal 1
Stimulus
Seorang guru Fikih MA memanfaatkan platform pembelajaran digital interaktif
yang memuat simulasi pengelolaan lahan pertanian modern. Dalam simulasi
tersebut, peserta didik diajak menganalisis kasus tanah pertanian yang
disewakan kepada pihak lain, kemudian hasil panennya digunakan untuk
memenuhi kebutuhan hidup dan sebagian disalurkan untuk zakat. Guru menekankan
bahwa zakat hasil tanah sewaan bukan hanya persoalan hitungan fikih, tetapi
juga sarana menumbuhkan keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial di
tengah praktik ekonomi agraris modern.
Berdasarkan stimulus tersebut, guru ingin merumuskan tujuan pembelajaran ranah sikap yang selaras dengan indikator pembelajaran dan nilai esensial zakat.
PertanyaanRumusan tujuan pembelajaran ranah sikap yang paling tepat untuk materi zakat hasil tanah yang disewakan adalah … *
Soal 2
Stimulus
Dalam pembelajaran Fikih di MA, seorang guru memanfaatkan dashboard data
digital lembaga amil zakat yang menampilkan perbandingan pengelolaan zakat
profesi dan zakat produktif. Data tersebut menunjukkan bahwa zakat
profesi yang dihimpun secara rutin dari tenaga profesional dapat dioptimalkan
menjadi zakat produktif melalui program pemberdayaan ekonomi mustahik berbasis
UMKM. Guru kemudian mengajak peserta didik menganalisis hubungan antara
ketentuan fikih zakat profesi, prinsip keadilan sosial, serta dampak zakat
produktif terhadap kemandirian ekonomi umat di era ekonomi digital.
Berdasarkan konteks tersebut, guru perlu merumuskan tujuan pembelajaran ranah pengetahuan yang mendorong peserta didik berpikir kritis.
PertanyaanRumusan tujuan pembelajaran ranah pengetahuan yang paling tepat untuk materi zakat profesi dan zakat produktif agar peserta didik mampu berpikir kritis adalah … *
Soal 3
Stimulus
Dalam sebuah pembelajaran Fikih, guru menampilkan video laporan digital
transparansi lembaga zakat yang menunjukkan perdebatan publik tentang penyaluran
zakat untuk pembangunan masjid. Sebagian masyarakat menilai pembangunan
masjid penting sebagai pusat ibadah dan penguatan ukhuwah, sementara yang lain
menekankan prioritas zakat bagi fakir miskin. Guru kemudian mengajak peserta
didik merancang aksi kolaboratif berbasis komunitas yang
mengintegrasikan pemahaman fikih zakat, prinsip kemaslahatan umat, serta nilai gotong
royong dalam pengelolaan dana zakat secara bertanggung jawab.
Berdasarkan konteks tersebut, guru perlu merumuskan tujuan pembelajaran ranah keterampilan yang selaras dengan indikator dan mendorong pembentukan sikap gotong royong.
PertanyaanRumusan tujuan pembelajaran ranah keterampilan yang paling tepat untuk materi penyaluran zakat bagi pembangunan masjid adalah … *
Soal 4
Stimulus
Dalam pengembangan materi Fikih munakahat, seorang guru MA menyusun bahan ajar tentang monogami, poligami, dan nikah mut’ah dengan pendekatan Project-Based Discussion berbantuan media digital interaktif. Peserta didik diminta mengkaji perbedaan pandangan fikih, praktik budaya di masyarakat, serta dampak sosial dari masing-masing praktik pernikahan. Guru menekankan bahwa pembelajaran tidak bertujuan menyeragamkan pendapat, melainkan menumbuhkan sikap saling menghargai tradisi, kemampuan berdialog secara beradab, dan menghindari sikap menghakimi.
Berdasarkan deskripsi tersebut, guru perlu menentukan rumusan indikator tujuan pembelajaran ranah sikap yang paling sesuai agar peserta didik memiliki sikap penerimaan terhadap tradisi.
Pertanyaan
Rumusan indikator tujuan pembelajaran ranah sikap yang paling tepat adalah … *Soal 5
Stimulus
Dalam pembelajaran Fikih muamalah, seorang guru mengembangkan materi tentang bank, rente, dan fee dengan memanfaatkan simulasi digital layanan keuangan modern seperti mobile banking, fintech syariah, dan sistem pembayaran berbasis platform. Peserta didik diajak mengkaji perbedaan konsep bunga, bagi hasil, dan fee layanan, serta menelaah implikasi hukumnya terhadap praktik ekonomi umat di era transformasi digital. Guru menekankan bahwa tujuan pembelajaran tidak hanya memahami konsep, tetapi juga melatih cara berpikir dinamis dan inovatif dalam merespons perkembangan lembaga keuangan kontemporer.
Berdasarkan deskripsi tersebut, guru perlu menentukan rumusan indikator tujuan pembelajaran ranah pengetahuan yang paling sesuai.
Pertanyaan
Rumusan indikator tujuan pembelajaran ranah pengetahuan yang paling tepat agar peserta didik memiliki kemampuan berpikir dinamis dan inovatif adalah …
*Soal 6
Stimulus
Seorang guru Fikih di MA merancang pembelajaran materi zakat hasil tanah
yang disewakan dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL). Guru
memulai dengan menyajikan kasus digital interaktif tentang petani
pemilik lahan yang menyewakan sawahnya kepada penggarap, kemudian muncul
permasalahan tentang kewajiban zakat atas hasil panen dan pihak yang
bertanggung jawab menunaikannya. Dalam perencanaan tujuan pembelajaran, guru
mempertimbangkan struktur keilmuan fikih zakat (konsep, prinsip, dan
penerapan) serta karakteristik peserta didik yang beragam dalam
kemampuan berpikir dan latar belakang sosial ekonomi.
Berdasarkan deskripsi tersebut, guru perlu menentukan rumusan tujuan pembelajaran yang tepat agar materi ajar tersusun secara logis dan mendukung proses PBL.
Pertanyaan
Rumusan tujuan pembelajaran yang paling tepat berdasarkan struktur
keilmuan materi zakat hasil tanah yang disewakan dan karakteristik peserta
didik adalah …
Soal 7
Stimulus
Dalam pelaksanaan pembelajaran Fikih, guru mengajarkan materi zakat profesi dan zakat produktif dengan pendekatan Project Based Learning (PjBL). Peserta didik dibagi dalam kelompok untuk mengkaji kasus nyata pengelolaan zakat profesi dari tenaga kesehatan dan pendidik, kemudian merancang ide penyaluran zakat produktif berbasis pemberdayaan ekonomi mustahik. Guru menyesuaikan aktivitas proyek dengan karakteristik peserta didik yang beragam, baik dari kemampuan analisis, pengalaman sosial, maupun literasi digital, agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.
Berdasarkan deskripsi tersebut, mahasiswa PPG diminta menganalisis materi ajar yang tepat sesuai struktur keilmuan fikih zakat pada tahap pelaksanaan pembelajaran.
Pertanyaan
Materi ajar yang paling tepat digunakan guru dalam pelaksanaan tujuan pembelajaran tersebut adalah …
*Soal 8
Stimulus
Seorang guru Fikih MA melakukan evaluasi pembelajaran materi penyaluran zakat untuk pembangunan masjid dengan pendekatan Differentiated Based Learning (DBL). Guru menyiapkan beragam bentuk tugas evaluasi, seperti analisis kasus tertulis, peta konsep visual, dan refleksi singkat berbasis digital, untuk mengakomodasi perbedaan kemampuan berpikir, minat, dan gaya belajar peserta didik. Melalui evaluasi ini, guru ingin memastikan ketercapaian tujuan pembelajaran sekaligus menilai pemahaman peserta didik tentang prinsip fikih zakat dan nilai kemaslahatan umat.
Berdasarkan narasi tersebut, mahasiswa PPG diminta menganalisis materi ajar yang paling tepat digunakan dalam evaluasi tujuan pembelajaran.
Pertanyaan
Materi ajar yang paling tepat digunakan guru dalam evaluasi pembelajaran tersebut adalah …
*Soal 9
Stimulus
Seorang guru Fikih MA merencanakan materi ajar monogami, poligami, dan nikah mut’ah dengan pendekatan TPACK. Guru memulai pembelajaran dengan video pendek kontekstual, dilanjutkan peta konsep digital tentang dasar hukum dan perbedaan pandangan fikih, serta diakhiri diskusi reflektif sesuai karakteristik peserta didik yang beragam dalam pengalaman sosial dan kemampuan berpikir. Perencanaan materi disusun secara logis dan bertahap agar peserta didik mudah memahami substansi dan nilai yang terkandung dalam materi munakahat.
Berdasarkan praktik pedagogi tersebut, mahasiswa PPG diminta menentukan alur materi ajar yang paling tepat dalam perencanaan tujuan pembelajaran.
Pertanyaan
Alur materi ajar yang paling tepat sesuai pendekatan TPACK dan karakteristik peserta didik adalah …
*Soal 10
Stimulus
Dalam pelaksanaan pembelajaran Fikih muamalah, guru mengajarkan materi bank, rente, dan fee dengan pendekatan Deep Learning (DL). Guru memulai kegiatan dengan studi kasus singkat berbasis video tentang transaksi perbankan digital, kemudian mengajak peserta didik mengeksplorasi konsep dasar melalui diskusi terpandu, dan menutup pembelajaran dengan refleksi singkat tentang dampak praktik keuangan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Guru menyesuaikan alur pembelajaran dengan karakteristik peserta didik yang masih membutuhkan contoh konkret dan penguatan pemahaman bertahap.
Berdasarkan praktik pedagogi tersebut, mahasiswa PPG diminta menentukan alur materi ajar yang paling tepat dalam pelaksanaan tujuan pembelajaran.
Pertanyaan
Alur materi ajar yang paling tepat untuk pelaksanaan pembelajaran bank, rente, dan fee dengan pendekatan DL adalah …
*Soal 11
Stimulus
Dalam pembelajaran Fikih siyasah, guru melaksanakan materi pemerintahan dalam Islam menggunakan model pelayanan konseling. Guru mengawali kegiatan dengan percakapan terarah mengenai pengalaman peserta didik tentang kepemimpinan yang adil, kemudian mengaitkannya dengan prinsip amanah dan musyawarah melalui media visual digital. Pada tahap evaluasi, guru ingin memastikan tujuan pembelajaran tercapai dengan alur materi yang sesuai karakteristik peserta didik, terutama yang membutuhkan pendampingan dan penguatan nilai secara bertahap.
Berdasarkan praktik pedagogi tersebut, mahasiswa PPG diminta menentukan alur materi ajar yang dapat diterapkan guru dalam mengevaluasi tujuan pembelajaran.
Pertanyaan
Alur materi ajar yang paling tepat diterapkan dalam evaluasi pembelajaran pemerintahan dalam Islam adalah …
*Soal 12
Stimulus
Dalam pelaksanaan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), seorang guru Fikih merancang pembelajaran tematik berbasis proyek kolaboratif digital yang mengaitkan nilai gotong royong, bernalar kritis, dan berakhlak mulia dengan konteks kehidupan peserta didik. Guru mempertimbangkan karakteristik peserta didik yang beragam dalam minat, kemampuan berpikir, dan latar belakang sosial agar tujuan pembelajaran P5 dapat direncanakan secara bermakna dan aplikatif.
Berdasarkan praktik pedagogi tersebut, mahasiswa PPG diminta menentukan pengembangan materi ajar nilai-nilai P5 yang paling tepat dalam perencanaan tujuan pembelajaran.
Pertanyaan
Pengembangan materi ajar nilai-nilai P5 yang paling tepat sesuai dengan perencanaan tujuan pembelajaran adalah …
*Soal 13
Stimulus
Dalam pelaksanaan Program Penguatan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin (PPRA), seorang guru Fikih merancang pembelajaran berbasis studi kasus digital yang menampilkan praktik moderasi beragama di lingkungan masyarakat multikultural. Guru memanfaatkan media interaktif dan diskusi kolaboratif untuk menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik peserta didik yang beragam dalam latar sosial, budaya, dan kemampuan berpikir kritis, agar nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dapat terinternalisasi secara nyata.
Berdasarkan praktik pedagogi tersebut, mahasiswa PPG diminta menentukan pengembangan materi ajar nilai-nilai PPRA yang paling tepat dalam pelaksanaan tujuan pembelajaran.
Pertanyaan
Pengembangan materi ajar nilai-nilai PPRA yang paling sesuai dengan pelaksanaan tujuan pembelajaran adalah …
*Soal 14
Stimulus
Di sebuah madrasah yang berada di lingkungan masyarakat majemuk, guru Fikih mengajak peserta didik mengamati praktik moderasi beragama melalui video pendek tentang kerja sama lintas agama dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Setelah itu, peserta didik berdiskusi dan merefleksikan nilai keadilan, keseimbangan (wasathiyah), toleransi, dan musyawarah dalam Islam dengan bimbingan guru. Kegiatan ini digunakan guru untuk mengevaluasi ketercapaian tujuan pembelajaran sekaligus menyesuaikan materi dengan karakteristik peserta didik yang beragam.
Berdasarkan praktik pedagogi tersebut, mahasiswa PPG diminta menentukan pengembangan materi ajar nilai-nilai Islam sebagai agama moderat (wasathiyah) yang paling tepat.
Pertanyaan
Pengembangan materi ajar yang paling sesuai dengan implementasi moderasi beragama dan evaluasi tujuan pembelajaran adalah …
*Soal 15
Stimulus
Dalam beberapa kegiatan pembelajaran dan praktik sosial di masyarakat, guru Fikih mengajak peserta didik menganalisis alasan pentingnya penerapan moderasi beragama melalui studi kasus digital tentang konflik sosial yang dapat diredam dengan sikap adil, seimbang, dan toleran. Guru kemudian mengevaluasi tujuan pembelajaran dengan menekankan pemahaman rasional peserta didik tentang Islam sebagai agama moderat (wasathiyah) yang relevan dengan kehidupan bermasyarakat di era digital dan multikultural.
Berdasarkan praktik tersebut, mahasiswa PPG diminta menilai pengembangan materi ajar Islam sebagai agama moderat yang disertai alasan paling tepat.
Pertanyaan
Pengembangan materi ajar yang paling tepat beserta alasannya adalah …
*Soal 16
Stimulus
Seorang guru Fikih di madrasah aliyah merancang pembelajaran materi zakat hasil tanah yang disewakan dengan memanfaatkan data digital tentang praktik sewa lahan pertanian di desa sekitar. Peserta didik diminta mengkaji perbedaan pendapat ulama, menghitung potensi zakat, serta menganalisis dampaknya terhadap keadilan sosial. Guru ingin memastikan pembelajaran berjalan sesuai struktur keilmuan fikih zakat dan mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning/PBL).
Berdasarkan deskripsi tersebut, mahasiswa PPG diminta memilih rancangan pembelajaran PBL yang paling tepat.
Pertanyaan
Rancangan pembelajaran yang paling sesuai dengan pendekatan PBL dan materi zakat hasil tanah yang disewakan adalah …
*Soal 17/19
timulus
Seorang guru Fikih mengajarkan materi zakat profesi dan zakat produktif kepada peserta didik yang memiliki latar belakang ekonomi, kemampuan numerasi, dan gaya belajar yang beragam. Guru memanfaatkan aplikasi simulasi keuangan sederhana dan lembar proyek berbeda tingkat kompleksitasnya agar setiap peserta didik dapat memahami konsep zakat sesuai struktur keilmuan fikih zakat. Guru bermaksud menerapkan pembelajaran berbasis perbedaan individu (Differentiated Learning) agar tujuan pembelajaran tercapai secara optimal.
Berdasarkan kasus tersebut, mahasiswa PPG diminta memilih rancangan pembelajaran yang paling sesuai.
Pertanyaan
Rancangan pembelajaran yang paling tepat dengan pendekatan pembelajaran berbasis perbedaan individu adalah …
*Soal 18/20
Stimulus
Seorang guru Fikih membahas materi penyaluran zakat untuk pembangunan masjid dengan memanfaatkan laporan digital kegiatan masjid dan infografik penyaluran zakat di masyarakat. Peserta didik memiliki kemampuan analisis, pengalaman sosial, dan minat belajar yang berbeda. Untuk menjaga ketepatan materi sesuai struktur keilmuan fikih zakat sekaligus memenuhi prinsip pedagogi modern, guru berencana menerapkan pembelajaran berbasis perbedaan individu agar tujuan pembelajaran tercapai secara optimal.
Berdasarkan kasus tersebut, mahasiswa PPG diminta memilih rancangan pembelajaran yang paling tepat.
Pertanyaan
Rancangan pembelajaran yang paling sesuai dengan pendekatan pembelajaran berbasis perbedaan individu adalah …
*Soal 19/21
Stimulus
Dalam pembelajaran Fikih materi monogami, poligami, dan nikah mut’ah, seorang guru memanfaatkan Learning Management System (LMS) yang menyediakan video singkat, bacaan interaktif, dan forum diskusi. Peserta didik memiliki tingkat literasi digital dan pemahaman fikih yang berbeda. Guru ingin memastikan materi tetap sesuai struktur keilmuan fikih munakahat sekaligus mengakomodasi perbedaan individu melalui pemanfaatan teknologi.
Berdasarkan penerapan pembelajaran tersebut, mahasiswa PPG diminta memilih rancangan pembelajaran yang paling tepat.
Pertanyaan
Rancangan pembelajaran yang paling sesuai dengan pendekatan pembelajaran berbasis perbedaan individu ditinjau dari pemanfaatan teknologi adalah …
*Soal 20/24
Stimulus
Seorang guru Fikih merancang pembelajaran pendidikan karakter dan pendidikan nilai dengan memanfaatkan platform digital reflektif yang memungkinkan peserta didik menganalisis kasus nyata, menuliskan jurnal nilai, serta berdiskusi secara asinkron. Guru ingin memastikan pembelajaran tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi mendorong pemaknaan mendalam dan internalisasi nilai sesuai struktur keilmuan pendidikan karakter. Oleh karena itu, guru memilih pendekatan Deep Learning dengan dukungan teknologi.
Berdasarkan kasus tersebut, mahasiswa PPG diminta memilih rancangan pembelajaran yang paling tepat.
Pertanyaan
Rancangan pembelajaran yang paling sesuai dengan pendekatan pembelajaran mendalam berbasis teknologi adalah …
*Soal 21/26
Stimulus
Dalam pembelajaran Fikih materi zakat hasil tanah yang disewakan, seorang guru masih menyajikan contoh dari kitab lama tanpa mengaitkannya dengan praktik pertanian modern seperti sistem sewa tahunan, pengelolaan lahan berbasis teknologi, dan pembagian hasil panen masa kini. Pembelajaran menjadi kurang relevan dan belum mendorong terbentuknya karakter unggul serta daya saing peserta didik. Guru berencana memperbaiki pembelajaran dengan menerapkan strategi Problem Based Learning (PBL) agar tercipta suasana belajar yang aman, kontekstual, dan bermakna.
Berdasarkan kasus tersebut, mahasiswa PPG diminta menentukan strategi pembelajaran PBL yang paling tepat.
Pertanyaan
Strategi pembelajaran berpendekatan PBL yang paling sesuai untuk kondisi tersebut adalah …
*Soal 22/28
Stimulus
Dalam pembelajaran Fikih materi zakat profesi dan zakat produktif, seorang guru masih menggunakan contoh pekerjaan konvensional dan belum mengaitkannya dengan profesi modern seperti pekerja digital, wirausaha daring, atau usaha berbasis teknologi. Hal ini membuat pembelajaran terasa kurang relevan dan kurang membahagiakan bagi peserta didik. Guru ingin memperbaiki proses pembelajaran dengan menerapkan Differentiated Based Learning (DBL) agar suasana belajar lebih menyenangkan serta mampu menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing sesuai perkembangan zaman.
Berdasarkan kasus tersebut, mahasiswa PPG diminta menentukan strategi pembelajaran yang paling tepat.
Pertanyaan
Strategi pembelajaran berpendekatan Differentiated Based Learning (DBL) yang paling sesuai untuk kondisi tersebut adalah …
*Soal 23/30
Stimulus
Dalam pembelajaran Fikih tentang penyaluran zakat untuk pembangunan masjid, seorang guru masih menyajikan materi secara konvensional dengan ceramah dan contoh masjid di lingkungan sekitar tanpa memanfaatkan teknologi digital. Akibatnya, peserta didik kurang memahami dinamika penyaluran zakat di era modern, seperti transparansi pengelolaan dana, partisipasi masyarakat digital, dan akuntabilitas publik. Guru ingin menciptakan suasana belajar yang adaptif agar peserta didik memiliki karakter unggul dan mampu bersaing di era digital.
Berdasarkan kasus tersebut, mahasiswa PPG diminta menentukan model pembelajaran yang tepat.
Pertanyaan
Model pembelajaran berpendekatan TPACK yang paling sesuai untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah …
*Soal 24/32
Stimulus
Dalam pembelajaran Fikih materi bank, rente, dan fee, guru masih menggunakan contoh transaksi konvensional lama yang kurang relevan dengan ekonomi digital. Materi disampaikan secara umum tanpa penyesuaian bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang membutuhkan visualisasi konkret dan tahapan belajar yang jelas. Akibatnya, sebagian peserta didik kesulitan memahami perbedaan praktik keuangan syariah dan non-syariah. Guru berupaya menciptakan lingkungan belajar yang akomodatif, inklusif, dan selaras dengan perkembangan zaman.
Pertanyaan
Pendekatan pembelajaran berbasis pelayanan ABK yang paling tepat untuk diterapkan pada kasus tersebut adalah …
*Soal 25/35
Stimulus
Dalam pembelajaran Fikih dan nilai-nilai keislaman, guru menyajikan materi implementasi moderasi beragama di Indonesia masih dengan contoh lama yang kurang menyentuh realitas media sosial, keberagaman generasi muda, serta dinamika kehidupan masyarakat digital. Peserta didik terlihat kurang antusias dan belum merasakan suasana belajar yang menyenangkan. Guru ingin memperbaiki pendekatan pembelajaran agar lebih relevan dengan perkembangan zaman, membangun sikap moderat, serta menciptakan lingkungan belajar yang membahagiakan.
Pertanyaan
Pendekatan pembelajaran yang paling relevan untuk diterapkan pada kasus tersebut adalah …
*Soal 26/37
Stimulus
Dalam pembelajaran Fikih materi zakat hasil tanah yang disewakan, guru menerapkan Project Based Learning (PjBL) dengan proyek analisis praktik sewa lahan pertanian di lingkungan sekitar peserta didik. Peserta didik bekerja dalam kelompok, melakukan pengumpulan data sederhana, berdiskusi, dan mempresentasikan hasil temuan mereka. Guru ingin menilai ketercapaian tujuan pembelajaran secara utuh, tidak hanya pada pemahaman konsep zakat, tetapi juga pada sikap tanggung jawab, kejujuran, dan keterampilan bekerja sama sesuai karakteristik peserta didik.
Pertanyaan
Instrumen asesmen yang paling tepat digunakan guru dalam pembelajaran tersebut adalah …
*Soal 27/39
Stimulus
Dalam pembelajaran Fikih materi zakat profesi dan zakat produktif, guru melaksanakan pembelajaran kontekstual dengan memanfaatkan lingkungan sekitar peserta didik, seperti studi kasus pengelolaan zakat di lembaga amil zakat lokal dan simulasi perencanaan zakat produktif berbasis usaha kecil. Kegiatan pembelajaran dilakukan melalui diskusi kelompok, observasi sederhana, dan presentasi hasil. Guru ingin melakukan asesmen yang selaras dengan lingkungan belajar, sekaligus mampu mengukur sikap kepedulian, pemahaman konsep, dan keterampilan analisis peserta didik.
Pertanyaan
Instrumen asesmen yang paling tepat digunakan pada pembelajaran tersebut adalah …
*Soal 28/40
Stimulus
Dalam pembelajaran Fikih materi penyaluran zakat untuk pembangunan masjid, guru merancang kegiatan kontekstual berupa studi kasus pengelolaan dana zakat di lingkungan sekitar. Peserta didik berdiskusi tentang prioritas penyaluran, transparansi pengelolaan, dan dampaknya bagi kemaslahatan umat. Kegiatan ditutup dengan presentasi solusi dan refleksi sikap sosial yang ditunjukkan selama proses pembelajaran. Guru ingin memastikan bahwa asesmen yang digunakan selaras dengan tujuan pembelajaran, mencakup sikap kepedulian, pemahaman konsep, dan keterampilan berargumentasi.
Pertanyaan
Teknik asesmen yang paling tepat digunakan guru pada pembelajaran tersebut adalah …
*Soal 29/44
Stimulus
Dalam pembelajaran Fikih yang mengintegrasikan implementasi pendidikan nilai dan pendidikan karakter, guru telah melakukan asesmen awal (diagnostik). Hasilnya menunjukkan variasi sikap tanggung jawab dan empati peserta didik, perbedaan tingkat pemahaman konsep nilai moral, serta kemampuan keterampilan refleksi yang belum merata. Guru merancang pembelajaran kolaboratif dan reflektif dengan memanfaatkan diskusi kasus nyata dan jurnal digital. Guru ingin memilih teknik asesmen lanjutan yang selaras dengan tujuan pembelajaran serta mempertimbangkan hasil asesmen awal tersebut.
Pertanyaan
Teknik asesmen yang paling tepat digunakan guru pada pembelajaran tersebut adalah …
*Soal 30/45
Stimulus
Dalam pembelajaran Fikih dan kewargaan, guru mengajarkan materi implementasi moderasi beragama di Indonesia melalui diskusi kasus nyata di masyarakat, seperti perbedaan praktik keagamaan dan interaksi lintas keyakinan. Sebelum pembelajaran inti, guru melakukan asesmen awal dan menemukan bahwa sikap toleransi peserta didik beragam, pemahaman konsep moderasi belum merata, serta keterampilan berdialog masih perlu ditingkatkan. Guru ingin memilih instrumen asesmen lanjutan yang selaras dengan tujuan pembelajaran dan mempertimbangkan hasil asesmen awal tersebut.
Pertanyaan
Instrumen asesmen yang paling tepat digunakan guru pada pembelajaran tersebut adalah …
*Soal 31/46
Stimulus
Seorang guru Fikih merancang pembelajaran materi zakat hasil tanah yang disewakan dengan memanfaatkan video penjelasan dari internet dan presentasi digital. Namun, dalam praktiknya guru terlalu fokus pada penyampaian konten fiqh klasik tanpa mengaitkan konteks sewa lahan pertanian modern, metode pembelajaran masih satu arah, dan teknologi hanya digunakan sebagai media tayang tanpa interaksi bermakna. Kondisi ini berpotensi menimbulkan rendahnya keterlibatan peserta didik dan kurangnya pemahaman kontekstual terhadap zakat hasil tanah yang relevan dengan kehidupan masa kini.
Pertanyaan
Praktik baik (best practice) yang paling tepat untuk merencanakan pembelajaran berkualitas secara berkelanjutan berbasis TPACK pada kasus tersebut adalah …
*Soal 32/47
Stimulus
Dalam pembelajaran Fikih tentang monogami, poligami, dan nikah mut’ah, seorang guru menggunakan slide digital berisi definisi dan dalil secara tekstual. Guru menyampaikan materi melalui ceramah daring satu arah dan meminta peserta didik mencatat poin penting. Diskusi kelas kurang terfasilitasi, perbedaan latar belakang pemahaman peserta didik tidak dikelola, dan teknologi hanya berfungsi sebagai alat penyaji materi. Akibatnya, sebagian peserta didik merasa pasif dan kesulitan memahami perbedaan pandangan fikih secara kritis dan beradab.
Pertanyaan
Praktik baik (best practice) yang paling tepat dalam pelaksanaan pembelajaran agar berkualitas dan berkelanjutan berbasis TPACK pada kasus tersebut adalah …
*Soal 33/48
Stimulus
Seorang guru Fikih mengajarkan materi bank, rente, dan fee dengan memanfaatkan video pendek dari media sosial dan kuis daring berbasis gawai. Namun, evaluasi pembelajaran yang digunakan masih berfokus pada jawaban benar–salah tanpa mengukur kemampuan analisis peserta didik terhadap praktik muamalah modern. Guru tersebut ingin memperbaiki evaluasi agar selaras dengan prinsip TPACK dan mendukung pembelajaran berkelanjutan.
Pertanyaan
Berdasarkan narasi tersebut, praktik baik (best practice) evaluasi pembelajaran yang paling tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan adalah …
*Soal 34/49
Stimulus
Di era digital dan kecerdasan buatan (AI), seorang guru Fikih tidak hanya menguasai kitab-kitab klasik, tetapi juga memanfaatkan platform digital, aplikasi pembelajaran, serta AI sebagai alat bantu untuk memperkaya pemahaman materi dan menjawab persoalan fikih kontemporer. Guru tersebut secara rutin mengikuti pelatihan daring, berdiskusi di komunitas profesional, dan merefleksikan praktik pembelajarannya.
Pertanyaan
Berdasarkan narasi tersebut, kemampuan guru yang paling mencerminkan modal utama pengembangan diri guru secara berkelanjutan adalah …
*Soal 35/50
Stimulus
Seorang guru Fikih memanfaatkan AI generatif untuk membantu peserta didik Gen Z dan Alpha memahami materi fikih kontemporer melalui simulasi kasus, kuis adaptif, dan diskusi digital. Namun, dalam praktiknya, sebagian peserta didik menjadi pasif, terlalu bergantung pada jawaban AI, dan kurang menunjukkan kemampuan berpikir kritis serta reflektif terhadap dalil dan nilai fikih.
Pertanyaan
Berdasarkan narasi tersebut, identifikasi masalah dan solusi ilmiah yang paling tepat untuk menunjukkan jati diri guru profesional dalam pembelajaran fikih bermakna adalah …
*Apakah formulir ini tampak mencurigakan? Laporkan
- Hubungi pemilik formulir
- Bantu tingkatkan kualitas Formulir
- Laporkan